Home / Headline / Arminsyah Ajak Jaksa Untuk Melek Teknologi

Arminsyah Ajak Jaksa Untuk Melek Teknologi

Thursday 12 Apr 2018 , 18:52 WIB

Jakarta-Berbagai cara dilakukan bagi Kejaksaan Agung untuk berinovasi dan berkarya, apalagi di era teknologi saat ini. Tak ayal Wakil Jaksa Agung Arminsyah pun mengajak para jajaran dibawahnya untuk familiar atau akrab dengan teknologi, contoh terdekat dengan pendekatan fotografi dan videografi.

“Bagaimana kita mengajak jajaran kejaksaan agar fimilar dengan teknologi, terutama pegawai-pegawai muda supaya tidak gaptek alias gagap teknologi,” kata Arminsyah saat pembukaan kompetisi antar bidang di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Apalagi kata dia melihat kemajuan teknologi di era jaman now yang terus berkembang, maka terbesit lah ide bagaimana suatu laporan atau paparan yang selama ini masih bersifat matrik dan hanya di atas kertas, bisa di kemas dengan visualisasi. Hal itu penting guna menunjang kinerja baik di bidang Intelijen, Pidsus, Pidum, Pembinaan dan Pengawasan.

“Lucu kalau anak muda sekarang di jaman now ini, laporan atau paparan hanya berbentuk matrik saja, manfaatkan teknologi, ini baik untuk jajaran kejaksaan, dalam bentuk foto atau video melalui drone,” ujar dia.

“Ini baik untuk jajaran jaksa Intel, Pidsus, Pidum, Pembinaan, Pengawasan agar paparan bisa dilakukan dengan drone tersebut,” kata dia.

Lalu kata dia, atas izin Jaksa Agung HM Prasetyo dia pun mengusulkan ide untuk membuat kompetisi foto dan drone antar bidang Kejaksaan Agung, alhasil gayung pun bersambut, dengan di dukung para Jaksa Agung Muda (JAM) serta Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi, acara itu pun terselenggara dengan baik.

“Kegiatan ini kita mengajak pegawai untuk terbiasa dengan teknologi, dengan izin Pak Jaksa Agung dan dukungan para JAM, Pak Jambin, Pak Jamintel, Jampidum, dan Pak Kabadiklat sehingga bisa terselenggara hari ini,” ucapnya.

Meski kata Arminsyah, awalnya ada ragu akan kegiatan ini, namun kegiatan ini penting untuk mendukung kinerja kejaksaan. Dia pun mengandeng Indonesia Drone Racing Federation (IDRF) untuk mencari bibit-bibit muda di lingkungan Kejaksaan Agung untuk ikut dalam kompetisi tersebut.

“Jadi awalnya saya ragu adakan kompetisi ini, tapi ternyata ini penting untuk mendukung kinerja kejaksaan, sebenarnya ini temen teman Kejati dan Kejari mau ikut, tapi adanya keterbatasan, maka untuk saat ini untuk internal Kejagung dulu,” ujar dia.

Meski demikian, jika kegiatan ini nantinya diminati kalangan kejaksaan dan pasca kompetisi ini ternyata banyak pegawai yang tertarik untuk mengetahui cara menggunakan drone, maka tidak menutup kemungkinan akan dibuatkan persatuan drone kejaksaan.

“Jika banyak peminat, bisa juga dibentuk persatuan drone Kejaksaan. Karena kan sudah masuk dalam cabang olahraga namanya drone race,” ujar dia.

Dalam kompetisi antar bidang Kejaksaan Agung, Juara I direbut oleh pasangan dari pegawai Kejaksaan Bidang Intelijen, Juara II pegawai Penerangan Hukum Kejagung, Juara III bidang Pembinaan. Uniknya, dari sekian peserta yang ikut dalam ajang kompetisi itu kebanyakan peserta adalah kaum pria, dan hanya dua wanita dari Staf Penerangan Hukum ikut berlaga dan mendapat juara II.

Ikut menyaksikan acara kompetisi foto dan vedio Drone antar bidang Kejaksaan Agung diantaranya Jaksa Agung Muda Intelijen Jan Maringka, Jam Bidang Pembinaan Bambang Waluyo, serta Kabadiklat Setia Untung Arimuladi serta para staff ahli Jaksa Agung, Direktur (Eselon II), Karo Pegawai, dan Karo Umum Kejaksaan RI. (Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*