Home / Headline / Arminsyah Dampingi Jokowi Tinjau Veneu Asian Para Games 2018

Arminsyah Dampingi Jokowi Tinjau Veneu Asian Para Games 2018

Jumat 28 Sep 2018 , 13:31 WIB

Jakarta-Presiden Joko Widodo bersama Ketua Kontingen (Chef de Mission) Indonesia pada Asian Para Games 2018, Dr Arminsyah, meninjau tempat latihan beberapa cabang olahraga atau venue Asian Para Games 2018 di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Kamis 27 September 2018.

Dikutip dari laman ksp.go.id tempat latihan yang ditinjau oleh Jokowi bersama Arminsyah, adalah tempat latihan olahraga sitting volley ball atau voli duduk dan Tenis meja, serta bulu tangkis. Kemudian venue cabang olahraga lawn bowls atau boling lapangan.

“Kita harapkan semuanya sesuai dengan target. Saya sudah sampaikan, harus masuk 8 besar. Tapi kepeleset enggak apa-apa lah. Kepeleset dikit-dikit jadi 6, jadi 5 enggak apa-apa,” ucap Jokowi.

Presiden juga mengatakan, agar para atlet fokus berlatih menghadapi perhelatan Asian Para Games, sehingga target Indonesia di Asian Para Games bisa tercapai.

“Mesti latihan, kerja keras, latihan, kerja keras, agar target betul-betul sesuai dengan yang sudah kita kalkulasi,” terangnya.

Sementara itu pelatih lawn bowls Indonesia Islahuzzaman, cabang olahraga Lawn Bowls yang berasal dari Skotlandia tersebut merupakan cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan di Asian Para Games 2018.

Saat meninjau venue, Jokowi selain ditemani Arminsyah ikut juga mendampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari.

Senada dengan Jokowi, mengenai target mendali yang dicapai para atlet juga pernah diutarakan Arminsyah. Wakil Jaksa Agung itu berharap para atlet Indonesia dapat berjuang maksimal dengan target 7 besar.

“Target kita waktu Asian Para Games di Seoul Korea Selatan itu 9 besar. Ya kita berusaha kalau bisa 7 besar atau kalau bisa 6 besar,” ujar Arminsyah beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Tentunya kata Arminsyah suksesnya Asian Games 2018, pada 18 Agustus sampai 2 September 2018 kemarin itu sebagai pemicu semangat para Atlet kaum difabel tersebut, karena itu dia meminta mohon doa dan restu bangsa Indonesia.

“Mohon doa seluruh bangsa Indonesia,” tandas dia. (Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*