Home / Indeks / Bawaslu DKI Akan Selidiki Bagi-Bagi Sembako Paslon Gubernur DKI

Bawaslu DKI Akan Selidiki Bagi-Bagi Sembako Paslon Gubernur DKI

Senin 17 Apr 2017 , 11:41 WIB
Anggota Bawaslu M.Jufri

Jakarta, Pitunews – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat dan Pasangan nomor 3, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno dilaporkan masyarakat dugaan pemberian sembako untuk mempengaruhi pasangan pemilih.
Anggota Badan Pengawas DKI Muhammad Jufri membenarkan bukan hanya paslon nomor 2 saja yang diadukan, tapi paslon nomor 3 juga melakukan pelanggaran.

“Jika terjadi pelanggaran Pemilu, seperti Money politik dan bagi-bagi sembako maka kami (Bawaslu) akan tindak, “tegas Jufri kepada wartawan, Senin (17/4/2017).

Dia mengemukakan, sedang melakukan penyelidikan atas pemberian sembako, atau pun mengirim sapi ke kepulauan seribu. Namun, pemberian sembako atau sapi itu akan ditelusuri Bawaslu DKI, dengan meminta saksi-saksi atas pemberian tersebut.

“Dalam undang-undang bisa kena finalti kalau terbukti bahwa pemberian itu mengajak untuk memilih pasangan calon tertentu, atau menyisipkan gambar paslon. Tapi kalau dalam pemberian tidak ada mengajak, atau menyisipkan gambar tidak bisa dikenakan sanksi,”ujar Jufri.

Dia mengemukakan, hasil laporan masyarakat itu akan ditindak lanjuti.Pasalnya, batas waktu Bawaslu DKI dalam menindak lanjuti laporan tersebut selama 5 hari. “Kami akui batas waktu penyelidika Pemilu hanya 5 hari sesuai dengan undang-undang penyelenggaraan Pemilu,”tambahnya.

Jufri mengemukakan jika terbukti melakukan pelanggaran Pemilu maka paslon atau tim paslon akan dijerat hukuman 18 bulan penjara sampai 27 bulan penjara. “Didenda Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar bila terbukti melanggar Pemilu,”ujarnya. (Lusi/Abn)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*