Home / Indeks / Gerak Langkah Kajatisu Amir Yanto Bangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Gerak Langkah Kajatisu Amir Yanto Bangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Selasa 11 Feb 2020 , 15:58 WIB

Medan, Sumatera Utara-Sekitar 2 bulan baru menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Amir Yanto melangkah cepat untuk memberikan pelayanan terbaik guna memulihkan kepercayaan masyarakat atau public trust bagi pencari keadilan di Sumatera Utara. Salah satunya membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi, Bersih dan Melayani (WBBM).

Untuk mengawali program itu, Kajatisu Amir Yanto pun mengajak jajarannya dari para Asisten, Kepala Seksi, Tata Usaha, Jaksa Senior dan Fungsional untuk melakukan penandatangan Pakta Integritas sebagai langkah awal membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

“Untuk mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM yang paling utama adalah dimulai dari diri kita sendiri. Antara lain dengan mawas diri atau melakukan pengawasan terhadap diri sendiri agar tidak menyimpang dari pola dan aturan kerja yang sudah ada,” ucap Amir dalam arahannya saat Upacara Pakta Integritas di Halaman Kantor Kejatisu, Medan, Sumut, Selasa (11/2/2020).

Dia menekankan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran selaku insan Adhyaksa, yang harus berpedoman pada Tri Krama Adhyaksa yang terdiri dari Satya, Adhi dan Wicaksana yang masing-masing memiliki arti dan tujuan yang jelas.

“Selain menjalankan Tri Krama Adhyaksa, ada beberapa hal yang perlu dipedomani dalam mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM. Antara lain tidak akan meminta dan menerima gratifikasi dari pihak yang memiliki benturan kepentingan, bersikap transparan, jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas,” ungkap dia.

Mantan Kajati Bali ini pun mengingatkan agar jajarannya memberikan contoh teladan yang baik dengan menolak gratifikasi yang dilarang menurut ketentuan yang berlaku.

“Seperti yang saya sampaikan diawal, yang paling penting adalah bagaimana kita mengawasi diri kita sendiri,” ungkap dia.

Elemen lain yang perlu mendapat perhatian, kata Amir Yanto pentingnya peningkatan tata laksana dalam menggunakan sarana dan prasarana yang ada seperti teknologi informasi yang semakin maju, penataan sumber daya manusia dengan memanfaatkan SDM yang ada seefisien mungkin.

“Selain bersikap bijaksana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kita juga harus mengubah pola pikir dan budaya kerja yang mumpuni, akuntabel dan profesional. Berikanlah pelayanan terbaik dengan sepenuh hati kepada masyarakat,” ucapnya.

Karena itu Kajatisu pun dengan mengawali pakta integtitas itu dia pun membubuhkan tanda tangannya dengan diikuti Wakajatisu Sumardi, Asisten Pidsus Agus Sahat Lumbangaol, Asisten Pidum Edyward Kaban, Asisten Pembinaan Akmal Abbas, Asisten Datun Mangisi Situmeang, Asisten Pengawasan Didi Suhardi, Kabag TU Eddy Sumarman.

Kemudian diikuti juga para Koordinator, Jaksa Senior, para Kasi dan seluruh pegawai di lingkungan kerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Amir menjelaskan sebagai mana arahan Jaksa Agung Burhanuddin dalam hal pemanfaatan Informasi Tenknologi pihaknya pun telah menyediakan sarana Video conference atau V con melalui aplikasi jaringan internet dan alat monitor sebagai media center yang terintegriasi untuk memantau informasi yang berkembang di Media online, dan Media Sosial serta aplikasi media lainnya, dibawah kendali Asisten Intelijen Kejatisu.

“Vcon sendiri untuk memudahkan interaksi dan koordinasi antara Kejatisu dengan Pimpinan di Kejaksaan Agung, dan jajaran didaerah seperti Kejari-kejari diwilayah hukum Kejatisu,” tandas Amir.

Amir Yanto sendiri ketika menjabat sebagai Kajati Bali, berhasil membangun zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), tak pelak pada akhir tahun 2018 silam Kejati Bali dibawah komandonya mendapat penghargaan dari Kementerian PAN RB. (Edo/Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*