Home / Indeks / Ini Pesan Prasetyo di Penutupan POR HBA Ke-58

Ini Pesan Prasetyo di Penutupan POR HBA Ke-58

Rabu 18 Jul 2018 , 18:10 WIB

Jakarta-Penutupan Pekan Olah Raga (POR) sebagai rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-58 Tahun 2018 sungguh menghibur dan mengesankan setelah sepekan lamanya berkompetisi dalam ajang POR ini.

Hal ini disampaikan Jaksa Agung HM Prasetyo dalam penutupan POR HBA Ke-58 di Lapangan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

“rasanya cukup banyak hikmah dan pelajaran positif yang dapat kita petik bersama, diantaranya tentang kesungguhan, keuletan, kegigihan, kebersamaan, semangat berlomba dan berjuang, serta rasa tanggung jawab dan kerjasama kelompok, sebagai kunci utama mengejar tujuan untuk mewujudkan harapan meraih kemenangan dalam setiap pertandingan,” ucap Prasetyo.

Selain itu, lanjut dia tehnik dan kecerdasan mengatur strategi dan tempo permainan didukung fisik yang prima merupakan paduan sempurna untuk memperbesar keyakinan menjadi pemenang sebagai juara.

“Sama halnya seperti itu, kita yakin bahwa apa yang kita telah lakukan bersama dalam POR ini akan membawa pengaruh yang bermakna pada pembangunan karakter, sikap perilaku dan pribadi untuk selalu siap mengatasi kesulitan dan tantangan dengan semangat tidak kenal menyerah dalam upaya mencapai target penyelesaian semua persoalan dan tugas yang tiada henti, datang silih berganti,” ucap dia.

Prasetyo menambahkan lazim dalam setiap pertandingan ada yang kalah dan ada pula yang menang, namun dibalik semua itu yang menjadi penting adalah bagaimana semua pihak memaknai hasil yang telah dicapai dengan sadar, arif dan menerima predikat posisi  yang diraihnya.

“Bagi yang kalah harus mau menerima kenyataan yang dihadapinya dengan kebesaran jiwa, sambil melakukan introspeksi dan evaluasi mengenali sebab dan kekurangannya, sambil meneguhkan tekad untuk berusaha berjuang meraih kemenangan pada kesempatan berikutnya,” papar dia.

Sedangkan bagi yang menang, kata dia tidak perlu cepat berpuas diri, merasa paling hebat tanpa berpikir bagaimana harus menjaga prestasi yang berhasil diraihnya dengan giat berupaya mempertahankan dan tetap menjaga kesiapan dan kebersamaan yang menjadi modal utamanya.

“Karenanya sejalan dengan itu, saya berharap nilai-nilai sportifitas yang telah ditunjukkan, dengan berakhirnya POR ini nanti, akan tetap melekat sebagai sebuah budaya, yang selalu dijunjung tinggi dan dipegang teguh dalam pelaksanaan tugas dan dalam menjalani kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat, sebagai Insan Adhyaksa pilihan yang teruji dan terpuji,” imbuhnya.

Sehingga lanjut Prasetyo akan membawa Kejaksaan menjadi sebuah lembaga yang kokoh, kuat, mampu tegak berdiri, solid dan berintegritas dalam mendedikasikan diri sebagai penegak hukum, keadilan dan kebenaran yang dapat diandalkan kapanpun dan dimanapun keberadaannya.

“Kepada pemenang saya ucapkan selamat kepada para peserta baik secara perorangan maupun didalam kelompok bersama yang lain, telah berhasil menjadi juara, dan kepada yang belum beruntung dapat mengukir kemenangan, hendaknya tidak harus membuat terlalu kecewa, berkecil hati, apalagi berputus harap,” ujar dia.

“Karena dalam menjalani kehidupan, ketika menghadapi kegagalan dalam sebuah perjuangan, maka kenyataan itu hendaknya dianggap sebagai keberhasilan yang tertunda yang justru menambah semangat kita untuk berbuat lebih baik, berusaha lebih gigih, bekerja lebih giat dan lebih giat lagi,” demikan Prasertyo. (Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*