Home / Headline / Karen di Bui, Prasetyo Perintahkan Penyidik Tindak Lanjuti Peran Genades

Karen di Bui, Prasetyo Perintahkan Penyidik Tindak Lanjuti Peran Genades

Jumat 28 Sep 2018 , 18:42 WIB

Jakarta-Jaksa Agung HM Prasetyo perintahkan jaksa penyidik untuk menelusuri tersangka lain Kasus korupsi investasi Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia tahun 2009. Menyusul telah dijebloskannya bekas Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan ke balik jeruji sel.

“Kalau masih ada yang tersisa, kita tindak lanjuti. Tapi kalau udah selesai disitu, ya, tidak usah dipaksakan,” ucap Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Meski demikian kata Prasetyo untuk menjebloskan tersangka lain itu, dirinya melihat perkembangan lain.

“Jadi Kita lihat aja nanti seperti apa,” singkat dia.

Selain Karen yang sudah dijebloskan ke penjara, dua tersangka lainnya adalah bekas Manajer Direktorat Hulu PT Pertamina Bayu Kristanto dan Direktur Keuangan Pertamina Frederik Siahaan. Sedangkan, tersangka lain yang masih bebas menghirup udara segar adalah Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina Genades Panjaitan.

“Satu tersangka yang belum ditahan masih dalam pendalaman-pendalaman,” tandas dia.

Kasus pusaran korupsi BMG ini di duga ditaksir telah merugikan keuangan negara sebesar 31,492,851 dolar AS dan 26.808.244 dolar Australia atau setara dengan Rp568.066 miliar.

Kasus itu sendiri berawal tahun 2009 dimana PT Pertamina (Persero) melakukan kegiatan akuisisi (Investasi Non Rutin) berupa pembelian sebagian asset (Interest Participating/ IP) milik ROC Oil Company Ltd di lapangan BMG Australia berdasarkan Agreement for Sale and Purchase-BMG Project tanggal 27 Mei 2009.

Dalam pelaksanaanya diduga ada penyimpangan dalam pengusulan Investasi yang dinilai tidak sesuai dengan Pedoman Investasi, saat pengambilan keputusan. Dimana, tanpa ada Feasibility Study (Kajian Kelayakan) berupa kajian secara lengkap (akhir) atau Final Due Dilligence dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris. (Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*