Home / Headline / Karen Tersangka, Prasetyo Tepis Pembelian Blok Basker Sudah Persetujuan Komisaris

Karen Tersangka, Prasetyo Tepis Pembelian Blok Basker Sudah Persetujuan Komisaris

Friday 06 Apr 2018 , 17:36 WIB

Jakarta-Jaksa Agung HM Prasetyo menepis bahwa pembelian aset milik ROC Oil Company Ltd Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia sudah disetujui oleh Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero), menyusul tersangkanya bekas Dirut Pertamina Karen Galaila Agustiawan yang merugikan negara senilai Rp568 milyar.

“Siapa bilang, kamu dapat informasi darimana ada persetujuan dari Komisaris. Justru semestinya memang harus mendapat persetujuan, tapi kalau tidak bulat atau tidak ada sama sekali bagaimana, itu dimanipulasi katanya ada persetujuan, setelah diteliti ternyata tidak ada persetujuan itu,” tutur Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

“Ya ada indikasi seperti itu. Jadi semuanya harus diajak, apa gunanya Komisaris kalau tidak diajak bahas sesuatu, apalagi ini masalah strategis dan sangat penting,” sambung dia.

Lanjut dia ketika Pertamina telah membentuk tim due dilligence atau uji tuntas atas pembelian aset tersebut, dan hasilnya belum keluar, namun sudah dilakukan pembayaran oleh PT Pertamina.

“Justru itu makanya, itu persolannya di di sana. Hasilnya belum keluar, sudah langsung di bayar, padahal sebelum di bayar perusahaan itu sudah nyaris ditutup, itulah persoalannya. Sehingga akhirnya dirugikan Rp500 miliar lebih dan uang itu akhirnya total loss, hilang semuanya,” tegas Prasetyo.(Red/Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*