Home / Headline / Korupsi Sparepart Pembangkit PLN, Jaksa Agung: Tanya Jampidsus

Korupsi Sparepart Pembangkit PLN, Jaksa Agung: Tanya Jampidsus

Thursday 29 Mar 2018 , 01:28 WIB

 

Jakarta-Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku belum mengetahui soal penanganan dugaan korupsi proyek pengadaan terpusat sparepart pembangkit listrik di PLN yang dikabarkan sudah ditangani jaksa penyidik Pidana Khusus, Gedung Bundar. Dia pun menunjuk Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Adi Toegarisman.

“Saya belum tau. Coba tanya ke Jampidsus, saya sama sekali belum mengetahui, ya,” tuturnya usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Rabu (28/3/2018).

Khwatir salah di soal penanganan kasus tersebut yang diduga membelit perusahaan pelat merah tersebut, dia pun ogah menjawab.

“Jadi saya tidak bisa jawab. Karena, sama sekali saya tidak tau,” ucap dia.

Sementara, Jampidsus Adi Togarisman yang ikut dampingi Jaksa Agung juga tak mengetahui. Namun dirinya mengaku banyak menangani kasus di tubuh perusahaan setrum itu.

“Pekerjaan proyek PLN kan banyak, pekerjaan pengadaan itu ratusan, ribuan,” ujar dia.

Pengadaan sparepart pembangkit listrik di seluruh Indonesia menggunakan anggaran PLN tahun 2015. Proyek itu diduga dilakukan secara terpusat.

Proyek ini jadi sorotan setelah pengadaan sparepart pembangkit untuk wilayah Sumatera Utara dilaporkan ke Kejati Sumatera Utara. Terkait laporan ini kabarnya General Manager Pembangkitan Sumatera bagian Utara PLN Sugianto pernah diperiksa.

Belakangan beredar kabar kasus ini diambil alih Kejaksaan Agung, saat Jaksa Agung Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke daerah tersebut.

Alasan pengadaan sejenis di wilayah lain juga bermasalah dan dilaporkan ke kejaksaan daerah. Modus korupsi dalam kasus ini kental terasa karena proyek dilakukan Pembangkit Jawa Bali (PJB), anak perusahaan PLN, lewat penunjukkan langsung. Tetapi PJB mensubkontrakkan proyek ke sejumlah perusahaan. Kasus ini diduga melibatkan beberapa petinggi perusahaan milik BUMN itu. (Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*