Home / Indeks / Lagi, Kejagung di Seruduk Aliansi BEM Desak Cabut Deponeering BW

Lagi, Kejagung di Seruduk Aliansi BEM Desak Cabut Deponeering BW

Senin 15 Okt 2018 , 18:31 WIB

Jakarta-Desakan untuk mencabut kembali putusan mengesampingkan perkara atau Deponering terhadap kasus dugaan memberi keterangan palsu yang pernah menyeret mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto terus bergulir.

Setelah sebelumnya LSM Satgas Anti Diskriminasi Hukum menyeruduk Kejaksaan Agung, kali ini kembali puluhan Mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DKI Jakarta menggruduk Gedung yang di pimpin Jaksa Agung HM Prasetyo tersebut.

“mendesak Jaksa Agung mencabut Deponeering dan segera menuntut Bambang Widjojanto terkait kasus dugaan menyuruh saksi memberi keterangan palsu dalam sidang Mahkamah Konstitusi tahun 2010,” ungkap kordinator aksi Gunawan, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Deponering Bambang Widjojanto yang dikenal BW tersebut sempat berstatus tersangka dalam dugaan menyuruh saksi Ratna Mutiara untuk memberikan keterangan palsu terhadap Ujang Iskandar selaku calon Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Meskipun kata para demonstran BW berstatus tersangka, namun Jaksa Agung HM Prasetyo menggunakan hak prerogatif yang memberikan Deponeering atau mengesampingkan perkara dengan alasan kepentingan umum.

HM Prasetyo ketika dikonfirmasi terkait adanya desakan mencabut Deponeering kasus Bambang Widjojanto menyatakan “bisa iya, bisa tidak. Tergantung kepentingan umum apa yang ada. Tergantung urusan bukti apa. Dan deponeering itu adalah hak perogatif saya sebagai Jaksa Agung,” ucap Prasetyo beberapa waktu lalu. (Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*