Home / Indeks / Mahasiswa UMM Garap Potensi Desa Di Tulungagung

Mahasiswa UMM Garap Potensi Desa Di Tulungagung

Senin 06 Agu 2018 , 15:26 WIB

Tulungagung, Jawa Timur-Desa Sawo, Kecamatan Campur Darat, Tulungagung, Jawa Timur mempunyai potensi yang layak kedepannya, jika ada pembinaan atau pendampingan dari steakholder atau pemangku kepentingan. Betapa tidak, ternyata Desa itu memiliki potensi alam yang layak untuk dikembangkan, selain dari segi Pariwisata ada Telaga Buret dan Gunung Pegat, dari segi pertanian ada beras dan jagung, sedangkan dari segi potensi alam ada batu-batuan.

Disini terdapat bermacam batu-batuan yaitu onyx, marmer, dan lain sebagainya. Sehingga membuat masyarakat dalam mengembangkan kerajinan dari batu-batuan baik berupa prasasti batu untuk intansi pemerintah, westafel, anyaman batuan untuk bangunan rumah, limbahnya pun bisa dijadikan sebagai bubuk kapur untuk campuran semen bangunan.

Dari sini KKN 71 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan penanggung jawab Dosen Ganjar Adhywirawan Sutarjo, S.Pi, MP untuk mengembangkan potensi kerajinan batu-batuan di karenakan dalam hal pasar para pengrajin sangat minim.

Mustaji misalnya, pengrajin prasasti untuk intansi pemerintah itu telah melakukan usahanya selama 25 tahun. Dia mengatakan, prospek kedepanya sangat baik dimana desa Sawo sendiri memiliki potensi batu alam yang banyak.

Dia mengatakan mengenai penjualan sudah punya pasar sendiri melalui kenalan dari teman-teman. Harganya pun masih bisa terjangkau, dengan kisaran mulai Rp. 50 ribu.

“Semua tergantung ukuran dan tingkat kesulitan.”

Sedangkan Joko pengrajin anyaman batuan, mengaku telah menggeluti usahanya selama 2 tahun ini, hanya berbekal pengalaman dalam dunia batu.

Untuk mengembangkan kreativitas ekonomi dalam mengolah limbah batu itu dia membuat relief di dinding bangunan dalam bentuk anyaman.

“Namun, penjualan belum luas, pasar pun masih terbatas, sehingga penjualan hanya terbatas di kota Tulung Agung, dan warga sekitar. Untuk harga permeter di patok sebesar Rp. 120 ribu,” ucap Joko.

Dengan potensi yang sangat besar masyarakat Desa Sawo Kecamatan Campur Darat Tulungagung KKN 71 Universitas Muhammadiyah Malang ingin membuka pasar atau untuk membuat para distributor kerajinan batu alam untuk meningkatkan perekonomian mandiri di masyrakat Desa Sawo Kecamatan Campur Darat Tulungagung. (Ari)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*