Home / Headline / Operasi Tinambola, Kapolri Berpesan Tangkap dan Buru Teroris Santoso Sebelum Agustus

Operasi Tinambola, Kapolri Berpesan Tangkap dan Buru Teroris Santoso Sebelum Agustus

Senin 20 Jun 2016 , 19:33 WIB

Jakarta-Jelang berakhirnya masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, sejumlah jajaran Polri dikumpulkan guna memberikan pengarahan yang tinggal satu bulan lagi, terhitung akhir Juli 2016.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam pertemuan itu menyampaikan salah satu tugas yang akan dihadapi dalam waktu dekat yakni berkaitan dengan operasi Ramadania 2016, Operasi Tinombala, pengarahan terhadap beberapa bentukan Polda baru di sejumlah daerah, juga terkait dengan pergantian jabatan Kapolri yang akan diisi Komjen Tito Karnavian.

“Berkaitan operasi Tinombala. Target dari operasi ini melakukan penegakan hukum terhadap jaringan kelompok Santoso cs,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Pada kesempatan itu Badrodin juga menyampaikan evaluasi, seluruh tim dan para atasan yang memiliki tugas dan tanggungjawab di mana personilnya ikut dalam satgas dari operasi tersebut.

“Terus mengevaluasi, merevisi, bahkan menentukan langkah-langkah yang lebih strategis agar percepatan penangkapan jaringan kelompok Santoso lebih cepat,” ungkap dia.

Lanjut dia, pesan Kapolri dengan kondisi yang ada perpanjangan operasi sampai Agustus 2016 msndatang, namun diharapkan bisa lebih cepat untuk melakukan penangkapan, akan lebih baik.

“Operasi Tinombala saat ini masih berlangsung, gabungan antara Polri dan TNI ikut dilibatkan. Penekanan beliau, bagaimana bisa sebelum operasi ini berakhir, kelompok jaringan itu bisa kita tangkap,” ungkap dia.

Namun, bila sampai akhir Agustus nanti gembong teroris Santoso dan kelompoknya urung ditangkap, maka pihaknya akan meninjau kembali.

“Tentu nanti kita liat, yang penting di sisa waktu yang ada, seluruh kekuatan harus dimaksimalkan agar kelompok ok ini bisa segera kita tangkap,” ungkapnya.

Kapolri, lanjut Boy juga memerintahkan jajarannya untuk segera dilakukan penempatan dan penugasan untuk pejabat yang akan ditempatkan pada sejumlah Polda baru. Diantaranya Polda Sulawesi Barat.

“Ini yang harus segera dilakukan, melakukan penempatan, penugasan kepada para pejabat yang akan mengawali Polda. Tadi ini dibahas Kapolri mengarahkan Wakapolri untuk segera mewanjakan siapa aja pejabat di bawah Kapolda. Karna Kapolda sudah dilantik, tapi para pejabatnya akan segera ditetapkan untuk segera melakukan persiapan di Sulbar,” tandas Boy.

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*