Home / Indeks / Peduli Lingkungan, Danamon Serahkan Bantuan Warga Bonto Makkio Makassar

Peduli Lingkungan, Danamon Serahkan Bantuan Warga Bonto Makkio Makassar

Jumat 03 Jan 2020 , 11:47 WIB

Makassar, Sulawesi Selatan-Dipenghujung tahun 2019 Bank Danamon beri 6 kado program wujud peduli lingkungan di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Diantaranya, pembuatan sumur resapan dan biopori, workshop Ecobrick, pelatihan pembuatan pupuk organik, pemilihan relawan kampung sehat, kampanye Ecobrick bijak plastik, dan pembuatan kampung konservasi air Danamon peduli di RW VI, Kelurahan Bonto Makkio.

Regional Head Sulawesi Maluku Papua (Sulampua) Bank Danamon Hengky Tanring menjelaskan, pentignya manajemen kolaborasi dalam mewujudnyatakan aksi program Danamon peduli lingkungan. Meski diketahui sejumlah tantangan dan hambatan itu pasti ada.

“Saya ucapkan terimakasih pada Camat Rappocini, Lurah Bonto Makkio, tokoh masyarakat dan komunitas hijau Makassar yang sudah berkolaborasi dalam program Danamon peduli lingkungan,” kata Hengky Tanring, dalam keterangannya, di akhir tahun 2019 lalu.

Hal senada juga disampaikan Camat Rappocini, Hamri Haiyya. Ia menyebut wilayah kerjanya sering dikunjungi sebagai lokasi studi banding oleh pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

“Bahkan pernah dikunjungi oleh duta besar Australia. Hal itu terkait dengan tata kelola lingkungan dan program pemerintahan di Kecamatan Rappocini,” kata Hamri Haiyya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar, Achmad Yusran mengaku, sebagai inisiator dan fasilitator kegiatan program Danamon peduli lingkungan akan berupaya melakukan monitoring dan evaluasi terkait 6 program yang diserahkan di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini.

“Pada nantinya, kami akan terus mendampingi warga setempat memanfaatkan dan mengolah limbah rumahtangga jadi kompos dan pupuk organik. Termasuk pemanfaatan rekayasa teknik konservasi air berupa sumur resapan untuk menampung air hujan yang jatuh di atas atap rumah atau daerah kedap air dan meresapkannya ke dalam tanah,” katanya.(*)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*