Home / Ekonomi / Pelaku Ekonomi Jogja Dukung Pembangunan NYIA

Pelaku Ekonomi Jogja Dukung Pembangunan NYIA

Senin 16 Jul 2018 , 15:54 WIB

Yogyakarta-Komunitas Ekonomi Jogja Istimewa menggelar deklarasi dan dukungan terhadap percepatan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Dukungan itu mengingat perekonomian Yogyakarta sangat bergantung pada pariwisata.

“Dan itu artinya perekonomian daerah Kulon progo dan jogjakarta pada umumnya sedikit banyak akan dipengaruhi oleh kehadiran bandara baru yang disebut sebut akan menjadi salah satu Bandara “masterpiece” yang dibangun dan dikelola PT. Angkasa Pura 1 (Persero),” kata Deklarator sekaligus pemrakarsa, Indro Kimpling Suseno di Kampayo XT Square Yogyakarta, Senin (16/7/2018).

Mas Kimpling kerap di sapa mengatakan bahwa komunitasnya akan terus mendukung upaya upaya pemerintah dalam melakukan pembangunan infrastruktur, utamanya Infrastruktur Pariwisata seperti Bandar Udara dan lainnya.

“Ini solusi untuk masalah kepadatan lalu lintas udara di Adi Sucipto. Kepadatannya harus diurai dengan menyediakan bandara yang kapasitasnya lebih besar,” ucap dia.

Dia menilai berlarut larutnya proses pembebasan tanah di areal yang akan dibangun bandara tersebut dikarenakan adanya sebagian kecil warga yang masih meminta ganti rugi yang lebih tinggi, meskipun harga yang sudah di konsinyasi oleh PT Angkasa Pura 1 sudah terbilang tinggi bila dibandingkan dengan nilai jual pada awalnya.

“Angkasa Pura 1 itu agen pembangunan, bukan developer yang kerjanya cari untung aja, jadi harus didukung,” ucap Mas Kimpling.

“Semua upaya sudah dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi warga terdampak. Rumah dikasih gratis sama Pemkab (Kulon Progo), yang belakangan di sewakan rumah sama AP1, lah kurang apa?.”

Dia menekankan bahwa proyek ini diyakini akan mampu membuka akses internasional bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya secara langsung. Sehingga, mampu menampung tenaga kerja berbagai strata keahlian dengan jumlah cukup besar, membuka peluang usaha bagi masyarakat luas serta akan mampu meningkatkan akses kunjungan pariwisata, pendidikan, perdagangan dan perekonomian ke semua penjuru wilayah domestik dan internasional.

“Kami ketemuan sama Direktur Pengembangan Usaha AP1, Kapten Jhony, lalu dia paparan mengenai bandara baru tersebut. Dari paparan tersebut kami menyimpulkan tidak pantas rasanya sebuah kepentingan nasional untuk masyarakat luas tersandra oleh keinginan sebagian kecil masyarakat yang menolak Bandara tersebut,” ujar Kimpling mengakhiri pembicaraan.

Pernyataan Deklarasi oleh Masyarakat Ekonomi Jogjakarta tersebut dihadiri para deklarator lainnya dan diikuti oleh sebagian besar organisasi penggiat ekonomi di Yogyakarta di antaranya yakni Kadin, Asosiasi, Himpunan, Organisasi Profesi/Kemasyarakatan/LSM, BUMN/D, UKM, Dunia Perbankan dan pelaku Ekonomi Jogja.

Direksi Angkasa Pura 1 diwakili Direktur Utama Faik Fahmi dan direksi lainnya turut hadir dan menerima pernyataan deklarasi tersebut. (Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*