Home / Indeks / Pemerintah Bogor Kurang Perhatian Ke Pengrajin Wayang

Pemerintah Bogor Kurang Perhatian Ke Pengrajin Wayang

Selasa 09 Jan 2018 , 18:58 WIB

 

Bogor, Jawa Barat-Ingin memberikan kenang-kenangan atau suvenir spesial kepada teman atau kerabat, cobalah datang ke tempat pembuatan wayang golek di daerah Panca Galih, Kelurahan Loji Bogor Barat. Terletak di  pemukiman padat, sanggar milik Yuyun Sumantri dan Ade Sumantri, di Sanggarnya ini tak hanya membuat wayang tokoh-tokoh dalam cerita Mahabharata dan Ramayana, tapi juga menerima pesanan khusus berupa wayang sesuai pemesannya.

“Bisa pesan tokoh wayang sesuai permintaan, tidak terkecuali buat souvenir,” kata Yuyun saat dijumpai disanggarnya. Senin, (8/1/2018) malam.

Harga wayang golek khusus panggung, menurut Yuyun, lebih mahal dibanding wayang golek biasa yang dia jual berkisar 250 ribu-500 ribu. Untuk wayang khusus yang biasa dipakai dalang saat manggung, lengkap dengan kostum dan hiasan kepala misalmya, dibandrol Rp 1 jutaan, bahkan bisa lebih.

“Tergantung si pemesan, maunya yang harga berapa insyaallah kita sesuaikan dengan permintaannya,” ujarnya.

Selain menerima pesanan, pengunjung juga bisa membeli langsung wayang golek buatannya. Yuyun, tidak memajang aneka wayang itu di dinding. Akan tetapi dia simpan diruangan khusus. Memang, sepintas kalau melihat ke sanggarnya, pengunjung tidak menyangka, kalau dirumahnya yang merangkap sanggar tersebut tempat pembuatan wayang dan tersimpan berbagai macam jenis tokoh wayang hasil karyanya.

Yuyun, memerlukan waktu sekitar seminggu untuk membuat sebuah wayang golek, lengkap dengan kostumnya. Dia dibantu langsung bersama sang kakak, Ade Sumantri. Dalam sebulan di sanggar pembuatan wayang golek yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu itu bisa membuat 20 sampai 50 buah wayang golek.

Untuk bahan sendiri biasanya kita cari bahan yang mudah dalam pengukirannya, seperi kayu Lame. Jenis kayu Albasia atau Astonia jenis-jenis bahan seperti itu juga bisa, hanya saja bahan-bahannya mulai jarang.

“Bahannya sudah mulai jarang, kalau pun ada harus pesan jauh-jauh hari, dan harganya lumayan,” katanya.

Hal yang sama dikatakan Ade Sumantri, salah seorang pengrajin wayang golek di Sanggar itu, untuk bahan selain mencari teksturnya yang halus, bahannya juga harus mudah dibentuk dan tidak mudah patah.

Ade menjelaskan, untuk  membuat satu set wayang, lengkap kepala, badan, tangan, dan penopangnya dibutuhkan waktu tiga harian lebih. “Yang bikin lama proses pengeringan kayunya terutama saat musim penghujan,” jelasnya.

Wayang kemudian diamplas sampai halus kemudian dijemur sebelum dicat agar kayu benar-benar kering. Selanjutnya wayang yang sudah selesai itu dipakaikan kostum, riasan kepala, dan pernak-perniknya lainnya sesuai kebutuhan yang juga hasil kepiawaian para pengrajin sanggar.

“Semoga pemerintah setempat, khususnya dinas terkait di Bogor bisa memperhatikan pengrajin wayang seperti kita utamanya dalam permodalan dan pemasarannya,” pungkasnya. (Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*