Home / Indeks / Prasetyo Naikan Pangkat Anumerta Kepada Jaksa Dodi Junaidi Korban Lion Air

Prasetyo Naikan Pangkat Anumerta Kepada Jaksa Dodi Junaidi Korban Lion Air

Selasa 06 Nov 2018 , 01:40 WIB

Jakarta-Jaksa Agung HM Prasetyo menaikan pangkat anumerta kepada Jaksa Dodi Junaidi, korban jatuhnya pesawat terbang Lion Air JT 610 di perairan laut Tanjung Pakis Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018 lalu.

Dodi yang terakhir menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkal Pinang itu berpangkat Jaksa Muda ruang golongan atau III/d dinaikan pangkat anumerta menjadi Jaksa Madya golongan ruang atau IV/a.

“Jaksa Agung HM. Prasetyo memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada almarhum Dodi Junaidi, sebagai penghargaan atas jasa-jasanya terhadap Bangsa dan Negara Republik Indonesia,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, Senin (5/11/2018).

Kenaikan pangkat tersebut saat insiden penerbangan dari Jakarta menuju Pangkal Pinang itu kata Mukri lantaran Jaksa Dodi dalam rangka menjalankan tugasnya.

“Pemberian pangkat anumerta diberikan oleh Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung Tedjolekmono, SH.,MM yang bertindak mewakili Pimpinan dalam bentuk Surat
Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-218/A/JA/11/2018 tanggal 2 Nopember 2018 tentang pemberian kenaikan pangkat Anumerta,” ucap Mukri.

Kenaikan pangkat itu diberikan di saat pemakaman jenazah Dodi Junaidi, pada Senin, 5 Nopember 2018, pukul 09:35 Wib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seroja Rempoa Bintaro Jakarta Selatan.

Disebutkan Mukri, jenazah almarhum Dodi Junaidi, telah teridentifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur, pada Minggu 4 Oktober 2018 sekira pukul 19:05 Wib. Kemudian, disemayamkan di Masjid Baitul Adli Kejaksaan Agung.

“Keesokannya pada Senin, 5 Nopember 2018 jam 08:15 Wib, dilakukan shalat jenazah yang diikuti oleh Jajaran Kejaksaan Agung dan keluarga Almarhum,” ucap Mukri.

Lanjut dia, setelah selesai dishalatkan dilakukan penyerahan jenazah almarhum Dodi Junaidi, secara kedinasan, yang di pimpin oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. M. Adi Toegarisman kepada M. Sidik orang tua dari almarhum.

Junaidi sebelum bertugas di Kejari Pangkal Pinang selama 7 bulan, mendiang bertugas di Kejari Bengkulu.

Dodi satu dari 5 warga Kejaksaan yang menjadi penumpang dalam pesawat naas itu. Empat lainnya adalah, Jaksa Andri Wiranofa tercantum dalam manifes 173 seat 8A, merupakan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Jaksa Andri bersama istrinya Nia Sugiono, dengan manifes 174 seat 22E. Kemudian, Shandy Johan Ramadhan manifes 122 seat 7F merupakan Jaksa Fungsional pada Kejari Bangka Selatan. Lalu, Sastiarta, Staf TU Kejati Babel, dengan manifes Nomor 141, seat 34E. (Edo)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*