Home / Indeks / Presiden Harus Copot Menkumham Karena UU MD3.

Presiden Harus Copot Menkumham Karena UU MD3.

Rabu 21 Feb 2018 , 19:46 WIB

Opini – Timbul Permalahan baru-baru ini terkait tentang UUD MD3. Sebagaimana diketahui, UU MD3 yg baru belum ditandatangani Presiden Jokowi, bahkan Presiden terkejut dan berencana tidak akan tanda tangani UU MD3.

Atas kejadian diatas menunjukkan Menkumham YASONA LAOLY gagal mengemban tugas dalam proses persidangan di DPR dan terbukti tidak melaporkan setiap perkembangan pembahasan di DPR.

Menkumham nampak telah melakukan faithcompli kepada Presiden Jokowi seakan2 menodong Presiden untuk menyetujui UU MD3 yg kontroversial.

Sebagai mantan anggota DPRD Solo tahun 1997, Saya sangat memahami proses persidangan pembahasan dan persetujuan Peraturan Daerah yg sama dg pembahasan Undang2. Setiap wakil eksekutif yg ikut pembahasan akan melaporkan kepada Kepala Daerah/Presiden untuk hal2 yg penting dan meminta menunda sidang selama belum ada ijin dari Kepala Daerah/Presiden sebelum melanjutkan proses berikutnya.

Menkumham setelah mendapati Presiden keberatan dg UU MD3 nampak kemudian melempar tanggungjawabnya kepada DPR. Hal ini sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang Menteri. Menkumham harus gentle MENGUNDURKAN DIRI.

Kami sangat mendukung langkah Presiden untuk tidak tanda tangani UU MD3 krn DPR blm mampu memperbaiki diri dari berbagai dugaan kasus korupsi sehingga alasan hak imunitas malah akan memperburuk citra DPR itu sendiri.  (red)

 

Boyamin Bin Saiman.
Koordinator MAKI.

 

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*