Home / Headline / Sanjoyo Pejabat BKKBN Jadi Tersangka, Jaksa Urung Menahan

Sanjoyo Pejabat BKKBN Jadi Tersangka, Jaksa Urung Menahan

Kamis 18 Jan 2018 , 02:38 WIB

Jakarta-Kejaksaan Agung menetapkan Sanjoyo, selaku Direktur Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat KB II batang/ implant tiga tahunan plus inserter tahun anggaran 2015.

Jampidsus Adi Toegarisman mengatakan Sanjoyo ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya dilakukan serangkaian penyidikan sebagai saksi.

“Ternyata dari hasil pemeriksaan, dan dihubungkan dengan fakta hukum yang lain dari hasil penyidikan selama ini, saudara SJ memenuhi syarat secara hukum untuk ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya saat dikonfimasi wartawan di Gedung Bundar, Rabu (17/1/2018).

Adi juga menjelaskan saat pengerjaan proyek tersebut, Sanjoyo menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA). Sanjoyo juga merupakan pejabat Eselon II BKKBN itu saat pengerjaan proyek tersebut.

“Tapi merangkap dalam posisi sebagai PPK (pejabat pembuat komitmen) juga,” ujarnya.

Adi menekankan dengan penetapan tersangka ini, maka sudah semakin utuh adanya pelaku atau tersangkanya. Bahkan, pihaknya akan memeriksa soal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kita akan membuat terang kasus ini,” ucap dia, meski pihaknya masih memberi keleluasaan menghirup udara luar, karena belum di tahan.

Padahal, era Jampidsus Arminsyah penyidik tak segan-segan menjebloskan Kepala BKKBN Surya Candra Surapaty, kepenjara. Kini Candra ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.

Sebelumnya Jaksa penyidik telah menetapkan 4 tersangka, selain Candra tiga diantaranya yakni Direktur Utama PT Triyasa Nagamas Farma, Yenny Wiriawaty (YW), Direktur PT Djaja Bima Agung Luanna Wiriawaty (LW) dan terakhir Kasi Penyediaan Sarana Biro Program/Kasi Sarana Biro Keuangan BKKBN Karnasih Tjiptaningrum (KT).

Denganpenetapan tersangka baru itu, secara keseluruhan sudah ada 5 tersangka dalam kasus tersebut.

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*