Home / Ekonomi / Sri Mulyani Soroti Keuangan PT PLN , IAW Minta Sofyan Basir Dicopot 

Sri Mulyani Soroti Keuangan PT PLN , IAW Minta Sofyan Basir Dicopot 

Wednesday 27 Sep 2017 , 15:03 WIB

 

Jakarta-Beredar surat Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kepada Menteri ESDM dan Menteri BUMN bernomor S-781/MK.08/2017 tanggal 19 September 2017 yang menyinggung tentang kondisi makin memburuknya ‘kesehatan’ keuangan PT PLN (Persero).

Ketua Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Junisab Akbar menilai dengan beredarnya surat Menkeu ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani seperti sangat mengkhawatirkan keuangan PLN yang bisa nyaris bangkrut karena akan gagal bayar terhadap kewajibannya.

“Dalam surat itu, tegas terbaca dalam rangkaian 5 poin yang dikaitkan dengan pengelolaan resiko keuangan negara, didalam satu lembar surat yang bersifat penting dan segera tersebut,” ucap Junisab kepada Wartawan, Rabu (27/9/2017).

Junisab menilai bahwa surat yang nyaris tidak lazim seperti itu keluar dari seorang Menteri pengelola uang negara kepada wakil pemerintah sebagai pemegang saham yakni Menteri BUMN dan kepada Menteri teknis ESDM sebagai regulator diminta untuk langsung disikapi dengan cepat agar ‘ketakutan’ Menkeu tidak sampai terjadi.

“Karenanya, kami sarankan Dirut PLN dicopot dengan sesegera mungkit. Lebih maksimal lagi adalah dengan menukar total jajaran Direksi dan Komisaris,” tegas Junisab.

 

Sebab itu, IAW menilai pimpinan pengawas terhadap Direksi PLN terbukti gagal total. Sebab itu, Menteri BUMN sebaiknya menempatkan orang yang lebih mumpuni dari Dirut sekarang agar bisa mengantisipasi peringatan dini Menkeu tersebut.

“Itu penilaian kami terhadap sikap Menkeu. Kami dukung keberanian Menkeu untuk menyikapi kondisi yang berpotensi akan merugikan negara dengan cara yang benar, tepat, baik serta sesuai tugas pokok fungsinya,” ujar dia.

Mantan Anggota Komisi III DPR itu menilik, apakah surat peringatan itu kemudian terjadi atau tidak, namun Menkeu sudah memberi peringatan. Semoga saja tidak terjadi.

“Yang pasti, bagi kami terlihat bahwa Menkeu tidak sedang memuji kinerja Dirut PLN, arti sebaliknya terserah kuat dalam surat itu,” demikian Junisab. (Red)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*