Home / Headline / Terjerat Narkoba Jenis Kokain, Artis Nanie Darham Ditangkap Polisi

Terjerat Narkoba Jenis Kokain, Artis Nanie Darham Ditangkap Polisi

Senin 10 Feb 2020 , 15:23 WIB

Jakarta, Pitunews — Artis Nanie Darham ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya atas dugaan penyalahgunaan narkotika dan obat/ bahan berbahaya (narkoba) jenis kokain. Nanie ditangkap di apartemennya kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, 2 Februari lalu.

“Kami amankan dia di apartemennya. Dari informasi yang kami dapat, yang bersangkutan pemain film,” kata Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana kepada wartawan, Senin (10/02/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengungkapkan Nanie Darham merupakan salah satu pemeran dalam film layar lebar berjudul “Air Terjun Pengantin”. Saat diamankan, pihak kepolisian menemukan barang bukti narkoba jenis Sabu dari Nanie Darham. “Dari tangan tersangka berinisial NAD ini polisi menyita narkotika jenis sabu dengan berat 0,88 gram,” ungkapk Yusri.

Yusri menjelaskan Nanie ditangkap jajaran Subdit 2 Ditnarkoba Polda Metro Jaya, setelah petugas mendapatkan informasi terkait pengedar narkoba sekitar satu bulan lalu. Penangkapan Nanie Darham merupakan buah atas pengembangan kasus peredaran kokain di sebuah apartemen di Jakarta Selatan.

“Kami mendapat informasi ada bandar yang memang sering edarkan kokain. Sampai akhirnya kami amankan,” ungkap Yusri. Berdasarkan informasi itu, polisi langsung bergerak dan berhasil menangkap dua pria di apartemen tersebut, berinisial JA dan WAD. Kemudian menangkap Nanie dua hari kemudian.

“Ditemukan 14,86 gram kokain, kemudian diperiksa lalu digeledah rumah yang bersangkutan ditemukan lagi kokain 8,12 gram dan di rumah W, 9 butir happy five (ditemukan), ucap Yusri.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kedua pria tersebut memesan barang haram itu melalui Nanie. “Dilakukan pendalaman, setelah dua hari kemudian ternyata mereka semua ini memesan dan disuruh oleh tersangka ke-3 ini inisialnya NAD (Nanie Darman),” papar Yusri.

Saat ini polisi masih terus intens memeriksa Nanie Darham dan dua pria yang ditangkap lebih dahulu. “Masih berkembang terus karena kemungkinan masih ada lagi pelaku-pelaku yang lain karena sistemnya memesan menggunakan medsos,” ujar Yusri Yunus

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan pidana penjara paling lama 20 tahun. (Dwi)

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*