Home / Headline / Timbul Kecurigaan Uang Narkoba Dipergunakan Sebagai Dana Politik

Timbul Kecurigaan Uang Narkoba Dipergunakan Sebagai Dana Politik

Selasa 27 Feb 2018 , 16:50 WIB

JAKARTA-Beberapa minggu belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan adanya berita pengungkapan penyelundupan narkoba jenis sabu dengan jumlah yang sangat besar yakni berton-ton..

Bahkan intensitas dan frekuensi penyeludupan narkoba kini semakin marak, dan dalam jumlah besar.. Sejumlah kalangan pun mencurigai jika upaya ini terkait dengan dana politik demi kepentingan di tahun politik diantaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua Umum LSM Satgas Anti Narkoba (SAN) Anhar Nasution mengatakan, kita sama sama tahu sebagai upaya untuk merebut kekuasaan di negeri ini dibutuhkan dana yang cukup besar sebagai amunisi di laga pertarunga pilkada maupun pemilihan legislatif.

“Bagi orang atau kelompok kelompok tertentu yang tidak bermoral tentu akan menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan dan untuk menghancukan negeri. Mereka tidak lagi mempersoalkan asal uang dari mana,  apakah diperoleh secara haram atau halal. Bagi mereka yang penting berkuasa. Dengan demikian, maraknya peredaran narkoba berkorelasi dengan masuknya masa pilkada dan pileg. Seluruh anak bangsa harus melawannya,” kata  Anhar kepada Media, Senin (26/2).

Anggota  Tim Perumus UU Narkotika Tahun 2009 ini mengatakan, dirinya bahkan  pernah memperoleh informasi dari seorang Pejabat Tinggi di BNN yang mengatakan bahwa prinsip bandar besar narkoba, “Jika hari ini mereka gagal atau ketangkap mengirimkan Narkoba 1 Ton maka besok atau lain waktu mereka akan memasukannnya 2 Ton atau 2x lipat dari yang ketangkap hal itu untuk menutupi kerugian mereka”, ungkap Anhar.

“Pertanyaan kemudian adalah kok bisa maraknya peredaran narkoba di Tanah Air kaau disebut ada kaitannya dengan waktu Pemilu dan Pilkada,  Jawaban saya kemungkinan itu bisa saja terjadi dan berkaitan erat,” urai Anhar.

loading...

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang ditandai harus diisi *

*